Dalam beberapa tahun terakhir, minat masyarakat Indonesia terhadap investasi saham semakin meningkat. Dua platform yang sering dibandingkan adalah IPOT dan Stockbit. Keduanya sama-sama populer, namun memiliki karakteristik dan keunggulan berbeda. Lalu, dalam perbandingan IPOT vs Stockbit, mana yang lebih baik untuk investor pemula maupun berpengalaman?
Artikel ini akan membahas secara lengkap mulai dari fitur, biaya transaksi, kemudahan penggunaan, hingga keunggulan masing-masing platform.
Mengenal IPOT dan Stockbit
Indo Premier Online Technology (IPOT) adalah platform trading saham milik Indo Premier Sekuritas. IPOT dikenal sebagai salah satu pelopor online trading di Indonesia dan memiliki fitur Robo Trading serta Fund Evaluator untuk reksa dana.
Sementara itu, Stockbit awalnya dikenal sebagai aplikasi komunitas investor. Kini Stockbit berkembang menjadi platform jual beli saham yang terintegrasi dengan fitur sosial dan analisis mendalam.
Perbandingan Fitur IPOT vs Stockbit
1. Fitur Analisis dan Tools Trading
IPOT menawarkan fitur unggulan seperti:
- Robo Trading (eksekusi otomatis berdasarkan kondisi tertentu)
- Charting lengkap
- Fund Evaluator untuk reksa dana
Stockbit unggul dalam:
- Fitur komunitas diskusi saham
- Data fundamental yang lengkap
- Charting dengan tampilan modern
- Fitur Stockbit Stream (timeline seperti media sosial)
Jika Anda suka diskusi dan berbagi analisis, Stockbit bisa jadi pilihan menarik. Namun, untuk investor yang fokus pada sistem otomatis, IPOT lebih unggul.
2. Biaya Transaksi
Dalam membandingkan IPOT vs Stockbit, biaya transaksi menjadi faktor penting.
Secara umum:
- IPOT: Fee beli sekitar 0,19% dan fee jual 0,29%.
- Stockbit: Fee beli sekitar 0,15% dan fee jual 0,25%.
Stockbit sedikit lebih unggul dari sisi biaya, terutama bagi trader aktif yang sering melakukan transaksi harian.
3. Kemudahan Penggunaan Aplikasi
Stockbit dikenal memiliki tampilan aplikasi yang lebih modern dan ramah pemula. Navigasi mudah dipahami, serta tersedia banyak edukasi langsung di dalam aplikasi.
IPOT juga terus berkembang, namun sebagian pengguna menilai tampilannya lebih “klasik” dibandingkan Stockbit. Meski begitu, fitur yang tersedia tetap lengkap dan profesional.
Bagi pemula yang ingin belajar sambil berdiskusi, Stockbit terasa lebih interaktif. Sedangkan investor berpengalaman yang fokus pada sistem trading mungkin lebih nyaman di IPOT.
4. Produk Investasi yang Tersedia
IPOT tidak hanya menyediakan saham, tetapi juga reksa dana dan obligasi dalam satu akun (one ID for all products). Hal ini memudahkan diversifikasi portofolio.
Stockbit juga menyediakan saham dan reksa dana, namun fokus utamanya tetap pada saham dan komunitas investasi.
Jika Anda ingin platform all-in-one, IPOT bisa menjadi pilihan tepat.
Kelebihan dan Kekurangan IPOT vs Stockbit
Kelebihan IPOT
- Fitur Robo Trading
- Produk investasi lengkap
- Terintegrasi dengan Indo Premier Sekuritas
Kekurangan IPOT
- Tampilan kurang modern
- Komunitas tidak seaktif Stockbit
Kelebihan Stockbit
- Fee transaksi lebih rendah
- Komunitas aktif
- User interface modern
Kekurangan Stockbit
- Fitur otomatisasi belum selengkap IPOT
- Fokus lebih kuat di saham dibanding instrumen lain
Jadi, Mana yang Lebih Baik?
Dalam memilih antara IPOT vs Stockbit, jawabannya sangat tergantung pada kebutuhan Anda.
- Jika Anda trader aktif yang mengutamakan biaya rendah dan komunitas diskusi, Stockbit bisa menjadi pilihan terbaik.
- Jika Anda ingin fitur trading otomatis dan produk investasi yang lebih lengkap, IPOT lebih cocok.
Keduanya sama-sama legal dan diawasi otoritas pasar modal Indonesia, sehingga relatif aman digunakan. Sebelum memutuskan, sebaiknya Anda mencoba keduanya terlebih dahulu dan menyesuaikan dengan gaya investasi pribadi.
Pada akhirnya, platform terbaik bukan yang paling populer, melainkan yang paling sesuai dengan strategi dan kenyamanan Anda dalam berinvestasi.
.jpeg)

